Rumah memiliki deifinisi sebagai
bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana
pembinaan keluarga. Rumah adalah tempat tinggal idaman sejumlah
keluarga. Bahkan terkadang kepemilikan rumah juga menjadi salah satu
tanda kesuksesan seseorang.
Lalu
ada apa dengan rumah? Semakin ke sini, rumah idaman terhitung semakin
sulit ditemukan. Ini berkaitan dengan menyempitnya lahan pemukiman di
perkotaan. Sehingga mau tidak mau wilayah pemukiman pun bergeser ke
wilayah pinggiran.
Ada
beberapa hal yang kemudian muncul sebagai faktor naiknya harga rumah.
Salah satunya adalah meningkatnya permintaan dan mengecilnya lahan yang
bisa digunakan. Hal ini bisa dilihat dengan sulitnya mencari rumah
dengan harga di bawah 1 miliar rupiah di Jakarta. Jika ada pasti sudah
mendekati wilayah Depok, Bekasi, atau Tangerang Selatan. Oleh karena
itu, rumah murah di Jakarta kini seolah hanya mimpi.
Selain
itu, salah satu hal yang membuat harga rumah semakin mahal adalah
banyaknya orang-orang yang membeli rumah hanya sekadar investasi. Hal
ini pun kemudian berdampak pada mereka yang ingin memiliki rumah untuk
pertama kali. Logikanya, jika rumah ditawarkan dengan harga murah,
semua orang akan berlomba-lomba memilikinya. Namun pembelian ini kadang
lebih banyak dilakukan oleh orang-orang yang berniat untuk melakukan
investasi saja. Fenomena ini jelas menyebabkan orang yang ingin membeli
rumah untuk tempat tinggal pun semakin kesulitan. Dan membuat program program pun kemudian menjadi tidak tepat sasaran.
Akan tetapi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pun hadir sebagai solusi. Rumah dengan harga mahal bisa dimiliki dengan cara kredit. Meskipun untuk mendapatkan rumah idaman yang terjangkau diperlukan membayar cicilan sampai 20 tahun lamanya.
Oke, mencari rumah murah di pusat kota memang sulit. Lalu pilihan kemudian bergeser ke daerah pinggiran di mana rumah harga 500 juta rupiah masih tersedia. Tapi bagaimana memilih rumah yang tepat untuk ditinggali? Apakah cukup dengan tergoda kata-kata “dijual rumah murah,” saja?
Dalam
memilih rumah tinggal ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Satu
hal yang paling utama jelas lokasi. Faktor yang satu ini akan
berpengaruh pada suplai air tanah serta akses ke fasilitas umum.
Kemudian selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah reputasi dari
pengembang perumahan. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas bangunan
hingga ketepatan pembangunan rumah. Kemudahan cara pembayaran serta
biaya tambahan lain juga perlu menjadi pertimbangan dalam memilih rumah.
Sesungguhnya, impian setiap keluarga adalah memiliki rumah sederhana tapi elegan.
Namun berburu rumah tidak semudah itu. Segala prosesnya bisa dibilang
tidak begitu mudah. Akan tetapi, rumah adalah aset yang dirasa penting
keberadaannya oleh sebagian besar keluarga Indonesia. Jadi, rumah murah dengan lokasi yang strategis selalu menjadi idaman setiap keluarga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar